Jumat, 11 Februari 2011

Ririn

pada suatu hari ada seorang wanita yang bernama ririn.....dia adalah seorang wanita murung,pendiam,,,dan tidak suka bergaul,,,ririn tuch pinter tapi sayang yach,,,dia gak da temn,,,soalnya temennya berkata dia adalah anak gembel dan gak selepel......................................................

Jumat, 10 Desember 2010

lagu percaya padaku

Aku tak tahu apa yang kurasakan
E
Dalam hatiku saat pertama kali
F#m                 D
Lihat dirimu melihatmu
A
Seluruh tubuhku terpaku dan membisu
E
Detak jantungku berdetak tak menentu
F#m                           D
Sepertinya aku tak ingin berlalu
chorus:
A
Berikan cintamu juga sayangmu
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m                         D
Hingga akhir waktu menjemputku
A
Ku berikan cintaku juga sayangku
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m                         D
Hingga akhir waktu menjemputku
A
Saat ku tahu kau akan pergi jauh
E
Izinkan aku tuk selalu menatimu
F#m                    D
Untuk katakan ku ingin dirimu
A
Agar kau tahu betapa ku terlalu
E
Mencintaimu aku akan menunggu
F#m                    D
Hingga dirimu kembali untukku
chorus:
A
Berikan cintamu juga sayangmu
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m                         D
Hingga akhir waktu menjemputku
A
Ku berikan cintaku juga sayangku
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m                         D
Hingga akhir waktu menjemputku
A E F#m D
A
Tolonglah aku bagaimana diriku
E
Ungkapkan itu rasa yang membelenggu
F#m                   D
Dalam hatiku ku cinta padamu

chorus:

A
Berikan cintamu juga sayangmu
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m                         D
Hingga akhir waktu menjemputku
A
Ku berikan cintaku juga sayangku
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m                         D
Hingga akhir waktu menjemputku
A
Berikan cintamu juga sayangmu
E
Percaya padaku ku kan menjagamu
F#m                         D
Hingga akhir waktu menjemputku
Kita Selamanya
eiyo… it’s not the end, it’s just beginning
*courtesy of IstanaLagu.com
titz:
ok… detak detik tirai mulai menutup panggung
tanda skenario… eyo… baru mulai diusung
lembaran kertas barupun terbuka
tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga
kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu
pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu
masa jaya putih biru atau abu-abu (hey)
memori crita cinta aku, dia dan kamu
santoz:
saat dia (dia) dia masuki alam pikiran
ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan
cinta masa sekolah yang pernah terjadi
dat was the moment a part of sweet memory
kita membumi, melangkah berdua
kita ciptakan hangat sebuah cerita
mulai dewasa, cemburu dan bungah
finally now, its our time to make a history
reff:
bergegaslah, kawan… tuk sambut masa depan
tetap berpegang tangan, saling berpelukan
berikan senyuman tuk sebuah perpisahan!
kenanglah sahabat… kita untuk slamanya!
satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori
satu cerita teringat didalam hati
karena kau berharga dalam hidupku, teman
untuk satu pijakan menuju masa depan
lezz:
saat duka bersama, tawa bersama
berpacu dalam prestasi… (huh) hal yang biasa
satu persatu memori terekam
didalam api semangat yang tak mudah padam
kuyakin kau pasti sama dengan diriku
pernah berharap agar waktu ini tak berlalu
kawan… kau tahu, kawan… kau tahu kan?
beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan
back to reff:
bridge:
bergegaslah, kawan… tuk sambut masa depan
tetap berpegang tangan dan saling berpelukan
berikan senyuman tuk sebuah perpisahan!
kenanglah sahabat…